Rabu, 02 Oktober 2013

TUGAS 1.1 PENGERTIAN SISTEM



            Sistem berasal dari bahasa Latin (systÄ“ma) dan bahasa Yunani (sustÄ“ma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
Sistem juga merupakan kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.
Kata "sistem" banyak sekali digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam forum diskusi maupun dokumen ilmiah. Kata ini digunakan untuk banyak hal, dan pada banyak bidang pula, sehingga maknanya menjadi beragam. Dalam pengertian yang paling umum, sebuah sistem adalah sekumpulan benda yang memiliki hubungan di antara mereka.

Elemen dalam Sistem
Pada prinsipnya, setiap sistem selalu terdiri atas empat elemen:
  • Objek, yang dapat berupa bagian, elemen, ataupun variabel. Ia dapat benda fisik, abstrak, ataupun keduanya sekaligus; tergantung kepada sifat sistem tersebut.
  • Atribut, yang menentukan kualitas atau sifat kepemilikan sistem dan objeknya.
  • Hubungan internal, di antara objek-objek di dalamnya.
  • Lingkungan, tempat di mana sistem berada.
Elemen sistem
Ada beberapa elemen yang membentuk sebuah sistem, yaitu : tujuan, masukan, proses, keluaran, batas, mekanisme pengendalian dan umpan balik serta lingkungan. Berikut penjelasan mengenai elemen-elemen yang membentuk sebuah sistem :
1. Tujuan
Setiap sistem memiliki tujuan (Goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan sistem. Tanpa tujuan, sistem menjadi tak terarah dan tak terkendali. Tentu saja, tujuan antara satu sistem dengan sistem yang lain berbeda.
2. Masukan
Masukan (input) sistem adalah segala sesuatu yang masuk ke dalam sistem dan selanjutnya menjadi bahan yang diproses. Masukan dapat berupa hal-hal yang berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. Contoh masukan yang berwujud adalah bahan mentah, sedangkan contoh yang tidak berwujud adalah informasi (misalnya permintaan jasa pelanggan).
3. Proses
Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna dan lebih bernilai, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah. Pada pabrik kimia, proses dapat berupa bahan mentah. Pada rumah sakit, proses dapat berupa aktivitas pembedahan pasien.
4. Keluaran
Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada sistem informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.
5. Batas
Yang disebut batas (boundary) sistem adalah pemisah antara sistem dan daerah di luar sistem (lingkungan). Batas sistem menentukan konfigurasi, ruang lingkup, atau kemampuan sistem. Sebagai contoh, tim sepakbola mempunyai aturan permainan dan keterbatasan kemampuan pemain. Pertumbuhan sebuah toko kelontong dipengaruhi oleh pembelian pelanggan, gerakan pesaing dan keterbatasan dana dari bank. Tentu saja batas sebuah sistem dapat dikurangi atau dimodifikasi sehingga akan mengubah perilaku sistem. Sebagai contoh, dengan menjual saham ke publik, sebuah perusahaan dapat mengurangi keterbasatan dana.
6. Mekanisme Pengendalian dan Umpan Balik
Mekanisme pengendalian (control mechanism) diwujudkan dengan menggunakan umpan balik (feedback), yang mencuplik keluaran. Umpan balik ini digunakan untuk mengendalikan baik masukan maupun proses. Tujuannya adalah untuk mengatur agar sistem berjalan sesuai dengan tujuan.
7. Lingkungan
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada diluar sistem. Lingkungan bisa berpengaruh terhadap operasi sistem dalam arti bisa merugikan atau menguntungkan sistem itu sendiri. Lingkungan yang merugikan tentu saja harus ditahan dan dikendalikan supaya tidak mengganggu kelangsungan operasi sistem, sedangkan yang menguntungkan tetap harus terus dijaga, karena akan memacu terhadap kelangsungan hidup sistem.

Jenis sistem
Ada berbagai tipe sistem berdasarkan kategori:
  • Atas dasar keterbukaan:
    • sistem terbuka, dimana pihak luar dapat mempengaruhinya.
    • sistem tertutup.
  • Atas dasar komponen:
    • Sistem fisik, dengan komponen materi dan energi.
    • Sistem non-fisik atau konsep, berisikan ide-ide.
Sumber :  http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem

Senin, 17 Juni 2013

BANTUAN LANGSUNG SEMENTARA (BLSM)

Kenaikan harga BBM mempunyai dampak dalam kenaikan harga kebutuhan pokok masyarakat,untuk itu pemerintah mensubsidi harga bbm dan dana subsidi tersebut disalurkan untuk BLSM,yaitu bantuan langsung sementara masyarakat yang di berikan kepada warga miskin.ada pro dan kontra dari masyarakat dalam menanggapi hal terbebut. sebagian mengatakan sistem tersebut tidak akan menolong rakyat miskin,yang ada hanya akan terus menciptakan kenaikan angka kemiskinan. pendapat ini ada benar nya juga mengingat pemakai kendaraan bermotor adalah golongan dari kelas atas menengah.dan tentu saja yang menikmati subsidi ini adalah golongan orang kaya.dan alangkah baiknya jika anggaran dana tersebut di salurkan untuk membuat lapangan kerja bagi golongan miskin. sehingan rakyat miskin tidak terlalu berharap terhadap blsm. karena tentu saja pemerintah tidak akan terus memberikannya sepanjang tahun.

Jumat, 31 Mei 2013

Pengalaman saat naik Alat transportasi

        Setelah lebaran Idul fitri selesai. saya pun merencanakan untuk balik ke jakarta tepat nya di depok untuk melanjutkan kuliah saya yang saat itu memasuki semester 2. awal nya saya berencana untuk naik pesawat di karenakan waktu yg singkat,namun saat itu harga tiket sangatlah mahal berhubung seletah lebaran. saya pun memutuskan untuk naik bus saja. kebetulan ada teman saya yg juga hendak balik ke jakarta. tiket pun di dapat dengan harga 400 ribu rupiah . lumayan jika di bandingkan dengan harga tiket pesawat yg saat itu kisaran 800-900 ribu rupiah. perjalanan padang-jakarta merupakan perjalanan yang cukup melelahkan karena menempuh waktu sekitar 2 hari 1 malam,tetapi juga cukup meyenangkan. menyenangkan nya karena kita melintasi berbagai kota sepanjang pulau sumatra yaitu jambi-palembang-lampung dan kota lainnya.dan setiap pemberhentian kita bisa membeli oleh2 khas kota itu. karena saya memang dasarnya suka traveling, jadi bagi saya perjalanan ini asik2 aja :D.
           Tidak ada pemandangan yang indah saat menuju jambi-palembang. karena yang di temui selama perjalanan hanyalah hutan dan ladang pohon karet.dan juga jalan yang banyak berlubang,yaitu sepanjang jambi-palembang ,berbeda jika menuju bagian utara sumatra ,dari padang ke medan dan kemudian aceh. karena kita akan banyak menemukan pemandangan indah dan jalannya pun bagus.
              setelah 1 hari perjalan,akhirnya kami pun sampai di kota lampung. dari kota ini,bus kemudian akan menuju pelabuhan bakauheni yang teletak di lampung selatan. yakni pelabuhan yang menghubungkan sumatra dan jawa. memasuki pelabuhan, antrean panjang pun mulai terlihat.banyak bus dan truk yang mengantre yang akan menyeberang ke pulau jawa. keadaan ini cukup membuat saya jenuh, tapi karena ada teman saya dan juga beberapa orang yang kami kenal ketika di bus,maka suasana nya pun menjadi asik.
               setelah antrean macet selama 2 jam, akhirnya bus pun memasuki kapal. setelah bus memasuki kapal,disini penumpang bisa turun. karena penyeberangan dari bakauheni ke merak akan memakan waktu sekitar 3 jam. saya dan teman saya pun naik ke bagian atas kapal. disini banyak di temui penjual makanan dan orang yang sekedar duduk2 melihat pemandangan laut dan juga ada atraksi melempar koin. yaitu penumpang melempar koin dan si anak koin terjun dengan berani ke laut untuk mengambil koin tersebut. atraksi ini cukup membuat saya terhibur melihat si anak koin yang jago menyelam dan mengambil koin tersebut.
                 setelah 3 jam,kapal pun sampai di pelabuhan merak dan alhamdulillah saya pun sampai di jakarta dengan selamat...:D .


Minggu, 28 April 2013

TUGAS 7 : HAM & Eksistensi Negara Indonesia

PENGERTIAN HAM

Hak asasi adalah hak – hak dasar yang dimiliki oleh manusia, sesuai dengan kodratnya. Hak asasi manusia meliputi hak hidup,hak kemerdekaan atau kebebasan, hak milik dan hak – hak dasar lain yang melekat pada diri pribadi manusia dan tidak dapat diganggu gugat oleh orang lain. Hak asasi manusia hakikatnya semata – mata bukan dari manusia sendiri tetapi dari tuhan yang maha esa, yang dibawa sejak lahir. Hak – hak asasi ini menjadi dasar hak – hak dan kewajiban – kewajiban yang lain.
Kesadaran akan hak asasi manusia , harga diri , harkat dan martabat kemanusiaannya, diawali sejak manusia ada di muka bumi. Hal itu disebabkan oleh hak – hak kemanusiaan yang sudah ada sejak manusia itu dilahirkan dan merupakan hak kodrati yang melekat pada diri manusia. Sejarah mencatat berbagai peristiwa besar di dunia ini sebagai suatu usaha untuk menegakkan hak asasi manusia.
Sejarah singkatnya timbulnya HAM
Hak asasi manusia yang dikenal saat ini dalam berbagai piagam atau konstitusi sesungguhnya telah diperjuangkan sejak abad ke 13 di inggris. Pada masa raja Inggris John Lackland (1199-1216) memerintah secara sewenang – wenang telah timbul protes keras dikalangan para bangsawan. Protes tersebut melahirkan sebuah piagam agung yang dikenal dengan nama Magna Charta. Di dalam piagam ini pengertian hak asasi belum sempurna karena terbatas hanya memuat jaminan perlindungan terhadap hak – hak kaum bangsawan dan gereja.
Pada tahun 1628 di Inggris pula terjadi pertentangan antara raja Charles I dengan parlemen yang terdiri dari utusan rakyat (the hause of sommons) yang menghasilkan petition of rights. Petisi ini membuat ketentuan bahwa penetapan pajak dan hak – hak istimewa harus dengan izin parlemen, dan bahwa siapapun tidak boleh ditangkap tanpa tuduhan – tuduhan yang sah.Perjuangan hak asasi manusia yang lebih nyata terjadi pada tahun 1689 ketika raja willem III revolution. Revolusi ini besar mengawali babak baru kehidupan demokasi di Inggris dengan suatu perpindahan kekuasaan dari tangan raja ke parlemen.
            Pemikiran john locke mempengaruhi Montesquieu dan Rousseau,sehingga mereka menentang kekuasaan mutlak raja. Montesquieu menyusun teori trias politica, yaitu konsepsi pemisahan kekuasaan antara legislative,eksekutif dan yudikatif. Sedangkan dalam hukum du contract social Rousseau menyatakan bahwa Negara dilahirkan bebas yang tak boleh dibelenggu oleh manusia lain termasuk oleh raja. Pandangan demikian ini menmbulkan semangat bagi rakyat tertindas ,khususnya di prancis ,untuk memperjuangkan hak asasinya.
Pemerintahan raja yang sewenang – wenang dan kaum bangsawan yang feodalistik menimbulkan kebencian di kalangan rakyat Perancis. Pada masa pemerintahan Raja Louis XVI yang lemah, rakyat perancis baru berani membentuk Assemblee Nationale, yaitu dewan nasional sebagai perwakilan bangsa perancis. Pada masa pemerintahan Raja Louis XVI yang lemah, rakyat perancis baru berani membentuk Assemblee Nationale, yaitu dewan nasional sebagai perwakilan bangsa perancis. Masyarakat Perancis baru berani mengubah strukturnya dari feodalistis menjadi lama (kerajaan)n dihapuskan dan disusunlah pemerintah baru.

EKSISTENSI NEGARA INDONESIA

Jauh sebelum masa kemerdekaan, Indonesia ternyata sudah dikenal dunia sebagai sebagai Bangsa yang memiliki Peradaban maritim maju. Bahkan, bangsa ini pernah mengalami masa keemasan pada awal abad ke-9 Masehi. Sejarah mencatat bangsa Indonesia telah berlayar jauh dengan kapal bercadik. Dengan alat navigasi seadanya, mereka telah mamapu berlayar ke utara, lalu ke barat memotong lautan Hindia hingga Madagaskar dan berlanjut ke timur hingga Pulau Paskah. Dengan kian ramainya arus pengangkutan komoditas perdagangan melalui laut, mendorong munculnya kerajaan-kerajaan di Nusantara yang bercorak maritim dan memiliki armada laut yang besar.
            Memasuki masa kerajaan Sriwijaya, Majapahit hingga Demak, Nusantara adalah negara besar yang disegani di kawasan Asia, maupun di seluruh dunia. Sebagai kerajaan maritim yang kuat di Asia Tenggara, Sriwijaya (683-1030 M) telah mendasarkan politik kerajaannya pada penguasaan alur pelayaran dan jalur perdagangan serta menguasai wilayah-wilayah strategis yang digunakan sebagai pangkalan kekuatan lautnya. Tidak hanya itu, Ketangguhan maritim kita juga ditunjukkan oleh Singasari di bawah pemerintahan Kertanegara pada abad ke-13. Dengan kekuatan armada laut yang tidak ada tandingannya, pada tahun 1275 Kertanegara mengirimkan ekspedisi bahari ke Kerajaan Melayu dan Campa untuk menjalin persahabatan agar bersama-sama dapat menghambat gerak maju Kerajaan Mongol ke Asia Tenggara. Tahun 1284, ia menaklukkan Bali dalam ekspedisi laut ke timur.
            Puncak kejayaan maritim nusantara terjadi pada masa Kerajaan Majapahit (1293-1478). Di bawah Raden Wijaya, Hayam Wuruk dan Patih Gajah Mada, Majapahit berhasil menguasai dan mempersatukan nusantara. Pengaruhnya bahkan sampai ke negara-negara asing seperti Siam, Ayuthia, Lagor, Campa (Kamboja), Anam, India, Filipina, China. Kilasan sejarah itu tentunya memberi gambaran, betapa kerajaan-kerajaan di Nusantara dulu mampu menyatukan wilayah nusantara dan disegani bangsa lain karena, paradigma masyarakatnya yang mampu menciptakan visi Maritim sebagai bagian utama dari kemajuan budaya, ekonomi, politik dan sosial. Tentu saja, Sejarah telah mencatat dengan tinta emas bahwasannya Sriwijaya dan Majapahit pernah menjadi kiblat di bidang maritim, kebudayaan, dan agama di seluruh wilayah Asia.
            Fakta sejarah lain yang menandakan bahwa Bangsa Indonesia terlahir sebagai bangsa Maritim dan tidak bisa dipungkiri, yakni dibuktikan dengan adanya temuan-temuan situs prasejarah dibeberapa belahan pulau. Penemuansitus prasejarah di gua-gua Pulau Muna, Seram dan Arguni yang dipenuhi oleh lukisan perahu-perahu layar, menggambarkan bahwa nenek moyang Bangsa Indonesia merupakan bangsa pelaut, selain itu ditemukannya kesamaan benda-benda sejarah antara Suku Aborigin di Australia dengan di Jawa menandakan bahwa nenek moyang kita sudah melakukan hubungan dengan bangsa lain yang tentunya menggunakan kapal-kapal yang laik layar.
            Namun, ironisnya dalam perjalanan kedepan bangsa Indonesia, Visi mritim Indonesia seperti jauh ditenggelamkan. Pasalnya, sejak masa kolonial Belanda abad ke -18, masyarakat Indonesia mulai dibatasi untuk berhubungan dengan laut, misalnya larangan berdagang selain dengan pihak Belanda, padahal sebelumnya telah muncul beberapa kerajaan maritim nusantara, seperti Bugis-Makassar, Sriwijaya, Tarumanegara, dan peletak dasar kemaritiman Ammana Gappa di Sulawesi Selatan.  Belum lagi, pengikisan semangat maritim Bangsa ini dengan menggenjot masyarakat untuk melakukan aktivitas agraris demi kepentingan kaum kolonialis semata. Akibatnya, budaya maritim bangsa Indonesia memasuki masa suram. Kondisi ini kemudian berlanjut dengan minimnya keberpihakan rezim Orde Baru untuk membangun kembali Indonesia sebagai bangsa maritim. Akibatnya, dalam era kebangkitan Asia Pasifik, pelayaran nasional kita kalah bersaing dengan pelayaran asing akibat kurangnya investasi.
            Patut disadari, bahwa kejayaan para pendahulu negeri ini dikarenakan kemampuan mereka membaca potensi yang mereka miliki. Ketajaman visi dan kesadaran terhadap posisi strategis nusantara telah membawa negara ini disegani oleh negara-negara lain. Maka, sudah saatnya, bagi kita yang sudah tertinggal jauh dengan negara lainnya, untuk kembali menyadari dan membaca ulang narasi besar maritim Indonesia yang pernah diikrarkan dalam Unclos 1982. Didalamnya banyak termaktub peluang besar Indonesia sebagai negara kepulauan. Namun, lagi-lagi lemahnya perhatian dan keberpihakan pemerintah terhadap kemaritiman yang didalamnya mencakup, keluatan, Pesisir, dan perikanan, maka beberapa kerugian yang didapatkan. Seperti lepasnya Pulau Sipadan dan Ligitan pada tahun 2002 dengan alasan “ineffective occupation” atau wilayah yang diterlantarkan.

SUMBER :
http://pemahamantentanghakasasimanusia.blogspot.com/
http://danangsucahyo.blogspot.com/2013/01/eksistensi-indonesia-sebagai-negara.html

Sabtu, 27 April 2013

TUGAS 6 : Kebijakan untuk memenangkan globalisasi

Globalisasi Adalah Hubungan dan saling ketergantungan/keterkaitan-nya manusia antar satu negara dengan negara lainnya, satu bangsa dengan bangsa lainnya dalam hal ini berkaitan erat dengan perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin dekat dan nyaris tak berbatas.
Pengertian Globalisasi sangat erat dengan pengertian International/Internasional  yang mana Global diartikan juga sebagai Universal yaitu pemaknaan umum yang dirasakan oleh seluruh bangsa bangsa di dunia.
Globalisasi dapat pula diartikan : suatu produk atau pemaknaan yang masih konvensional (atau masih kuper/belum terkenal) yang akan di pasarkan atau diperkenalkan kepada publik dunia secara luas. sehingga semua orang mengenal produk, budaya, ilmu, kerajinan, penelitian atau apa pun itu.
Sesuatu yang telah Globalisasi, maka hampir seluruh orang mengenalinya termasuk dalam hal ini Asal muasalnya, fungsinya serta penciptanya.
Demikianlah  pengertian Globalisasi secara sederhana berdasarkan tinjauan atas Pemaknaan Globalisasi.
 
Lantas kebijakan apa yang bisa di upayakan dalam hal memenangkan globalisasi?
 
Menurut saya adalah :
 
- dalam segi budaya
Indonesia merupakan negara kepulaun terbesar di dunia dan mempunyai berbagai ras,suku dan budaya yang tersebar di beberapa pulau seperti sumatra,jawa,kalimantan,sulawesi dan irian/papua. setiap suku mempunyai ciri kas masing2 seperti musik,tarian, pakaian maupun dalam hal makanan. banyak orang asing dari barat maupun timur yang tertarik dengan budaya di indonesia karena ke anekaragamannya. buktinya di setiap daerah di indonesia banyak di kunjungi oleh turis2 dari mancanegara yang ingin mengekspos indonesia. oleh karena itu kita harus lebih bisa melestarikan segala ke budayaan tersebut. dan memperkenalkannya lebih luas lagi ke dunia global. Internet merupakan media yang paling efektif dalam mempublikasikannya. untuk itu setidaknya kita harus mempunyai situs2 yang memuat kontent segala macam kebudayaan indonesia. situs2 tersebut akan di akses oleh orang banyak dan tentu saja menjadi referensi bagi turis untuk berwisata.

dan Pemikiran sendiri .

 

TUGAS 5 : Perdukunan di era globalisasi

        

         Dukun dalam bahasa Arab disebut Kahin dan tukang ramal disebut 'Arraf. Pengertian 'Arraf (tukang ramal) adalah: orang yang mengaku mengetahui kejadian yang telah lewat, yang bisa menunjukan barang yang dicuri atau tempat hilangnya suatu barang. Pengertian Kahin (dukun) adalah: orang yang memberitakan hal-hal yang ghaib yang akan terjadi atau sesuatu yang terkandung di hati. Jadi dalam istilah kita dukun dan tukang ramal adalah orang yang mengaku mengetahui kejadian yang akan datang baik itu kabar baik atau jelek, dapat menunjukan barang yang dicuri atau tempat kehilangan suatu barang dan tahu hal-hal yang ghaib serta sesuatu yang ada dalam hati.
 
           Dalam zaman sekarang dukun sudah di ibaratkan seperti dokter dan guru sepiritual, karena setiap mereka-mereka yang percaya pada dukun saat merasa sakit atau gagal pasti mereka akan pergi ke dukun dan meminta bantuan kepada mereka, yang kemudian si pasian akan membayar ongkos pada dukun tersebut. sedangkan perdukunan sumbernya bisa bermacam-macam, dari puasa, meditasi, bertapa atau datang sendiri (tiban) serta adanya barang-barang gaib seperti keris, permata dan sebagainya. Sukar untuk membedakan antara yang benar dan yang batal karena sama-sama mujarab atau dapat menunjukkan dan menyembuhkan segala penyakit. Seperti sulitnya membedakan antara anak hasil Nikah (benar menurut agama) dan anak hasil Zinah (salah menurut agama/suruhan setan/iblis), sehingga kelihatannya hampir sama.

Dalam ayat alqur'an dan hadis telah dijelaskan tentang keharaman perdukunan dan peramalan. Di antara ayat dan hadis itu adalah
( QS an-Nisa [4]:48 )




Artinya :
Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.



Kemajuan peradaban manusia seringkali diukur dengan kemajuan teknologi dan semakin lepasnya masyarakat dari praktek-praktek berbau tahayul. Namun begitu, di zaman sekarang ini praktek perdukunan benar-benar menjamur bak cendawan di musim penghujan. Padahal hal ini merupakan salah satu dampak ketidaktahuan terhadap syirik dan perinciannya. Dunia perdukunan, dunia paranormal, dunia tukang ramal dan yang semisalnya sangat digemari di negeri kita ini. Sehingga kita lihat banyak sekali orang yang berprofesi sebagai paranormal atau tukang ramal. Kacaunya banyak masyarakat kita yang mepercayai mereka, tak peduli tua atau muda dan tidak melihat kaya atau miskin.

Nabi bersabda, “Barang siapa yang mendatangi peramal ( paranormal ) kemudian ia bertanya kepadanya tentang sesuatu, maka shalatnya tidak akan diterima selama 40 malam.“ ( HR Muslim dan Ahmad ). Beliau juga bersabda, “Barang siapa mendatangi dukun dan peramal lalu membenarkan apa yang dikatakannya, orang itu kufur terhadap apa yang telah diturunkan kepada Muhammad.“ ( HR Ahmad dan al-Hakim ).

Sumber :
http://bachirahmad.blogspot.com/2010/05/mewaspadai-bahaya-perdukunan.html
http://siezwoyouye.blogspot.com/2013/04/perdukunan-di-era-globalisasi.html
http://jalmilaip.wordpress.com/2012/01/21/fatwa-mui-tentang-perdukunan/

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hostgator Discount Code